Kamis, 08 November 2018

Sebelum pensiun dari dunia tinju, Manny Pacquiao berhasrat untuk mengadakan tarung ulang sekaligus mengalahkan Floyd Mayweather Jr. Pacquiao mengaku masih dibayangi kekalahan dari Floyd Mayweather Jr pada tahun 2015.


Manny Pacquiao mengaku dirinya masih penasaran untuk bisa kembali bertarung melawan Floyd Mayweather Jr.


Petinju Filipina ini mengaku tak bisa pensiun jika belum bisa menaklukkan Mayweather. Dia pun bertekad untuk bisa melaksanakan tarung ulang tahun depan. Dua rival ini adu kekuatan di ring pada Mei 2015. Saat itu Mayweather keluar sebagai pemenang dengan angka mutlak. Pertarungan ini sangat dinantikan pencinta petinju di seluruh dunia namun performa kedua petinju di ring tidak memuaskan.

Kemungkinan laga ulang sempat tertutup ketika Mayweather mengumumkan pensiun setelah menang atas Conor McGregor pada Agustus 2017, yang membuat rekor profesionalnya menjadi 50-0.

Namun beberapa waktu lalu, Mayweather menyatakan dia akan kembali baik ring. Senin lalu, dia secara resmi mengumumkan akan melawan atlet kickboxing Jepang Tenshin Nasukawa pada 31 Desember 2018. Pacquiao menundukkan Lucas Matthysse pada Juli lalu dan dijadwalkan menghadapi Adrien Broner pada 19 Januari 2019 mendatang. Namun dia sangat berharap bisa menghadapi Mayweather setelah pertarungan melawan Broner.

Petinju Filipina diganggu cedera bahu dalam pertarungan pertamanya melawan Mayweather. Kini dia yakin bisa mengalahkan lawan dari Amerika Serikat itu jika bertemu untuk kedua kalinya.


Pacquiao, yang kini berusia 39 tahun, yakin dirinya masih bisa melakukan beberapa pertarungan sebelum memutuskan pensiun.

Namun dia menegaskan tak akan pensiun sebelum menjajal laga ulang melawan Mayweather. “Saya masih memiliki beberapa pertaruungan,” kata Pacquiao kepada Mirror Sport.

“Pertama saya akan bertarung lawan Broner dan setelah itu ada kemungkinan besar untuk melawan Mayweather. Dia akan kembali bertarung dan kami membicarakan soal laga ulang, Namun pertama saya harus melakukan beberapa pertarungan ini,” kata Pacquiao.

“Kami bertemu di Jepang dan dia mengatakan ingin melakukan laga ulang. Tidak kali ini tapi mungkin setelah pertarungan Januari (lawan Broner),” katanya.

“Saya katakan kepadanya saya memiliki sabuk dan saya adalah juara,” ungkapnya.

“Kali ini akan berbeda dan tak akan ada alasan. Saya tak bisa pensiun dengan perasaan lega karena kekalahan itu. Jika Anda melihat pertarungannya, dia tak melontarkan banyak pukulan,” papar petinju yang juga senator Filipina ini.

Baca Juga :

Rabu, 07 November 2018

Kehidupan Sang Legenda Ronaldinho Hancur


Ronaldinho terlibat pertarungan hukum dengan pemerintah Brasil dan kini dikabarkan mendekati kebangkrutan finansial.

Legenda Brasil, Ronaldinho Gaucho, dikabarkan mendekati kebangkrutan dan hanya memiliki simpanan kurang dari €6 di bank atau setara kurang lebih 100 ribu rupiah

Eks penggawa Barcelona dan AC Milan itu terlibat sengketa hukum dengan pemerintah Brasil terkait tanah di Porto Alegre. Di 2015, diputuskan bahwa pengembangan dilakukan di atas tanah lindung dan bangunan harus dirobohkan, disertai denda €187.000 untuk kerusakan lingkungan.


PERMASALAHAN YANG TERJADI

Menurut UOL Esporte, baik Ronaldinho maupun saudaranya tidak menggubris aturan tersebut sehingga paspor mereka dibekukan.

Dendanya kini telah naik menjadi €2 juta, tetapi sang legenda tak punya uang untuk membayarnya walau memiliki ikatan kontrak besar dengan Nike. Selain hanya memiliki €6 di Bank, ia juga digosipkan punya utang pada saudaranya.

Ronaldinho pun menyandang status duta besar Barcelona, tetapi Blaugrana menjauhinya setelah sang bintang mendukung presiden Brasil Jair Bolsonaro yang merupakan sayap kanan.

Pria berusia 38 tahun itu pernah membela Milan selama dua setengah musim, lalu pindah ke Flamengo, Atletico Mineiro, Queretaro, dan Fluminense.


SANG PENERUS BARCELONA

Legenda Barcelona, Ronaldinho, terasa apabila club udah punyai figur yang bakalan jadi penerus Lionel Messi. Figur yang disebut oleh Ronaldinho tak berbeda ialah seseorang Philippe Coutinho. 

Barca menghadirkan Coutinho pada bulan Januari tahun 2018 lantas dari Liverpool. Masuk di dalam musim membuat tak demikian menonjol pada musim 2017/18 yang silam. Tetapi, sekarang Coutinho udah beralih. 



Coutinho berubah menjadi figur yang terpenting di scuad Barca. Pemain berasal dari Brasil ini sanggup berubah menjadi pengontrol permainan Barca dari posisi tengah. Coutinho menukar peranan yang pada musim awal kalinya jadi punya Andres Iniesta

Di hari depan, Ronaldinho sangat percaya jika Coutinho dapat menukar peranan Messi. Akan tetapi, untuk sekarang, Ronaldinho lebih puas apabila menyaksikan ke-2 pemain tampil bersama-sama dan berikan Barca tambah banyak titel. 


COUTINHO MASA DEPAN BARCELONA

Coutinho udah menyatakan kualitas yang ia punya bersama-sama Liverpool. Terakhir ia ikut jadi pemain kunci di tim nasional Brasil. Ronaldinho juga sangat percaya di hari depan pemain 26 tahun dapat jadi pemain kunci Barca. 

"Tak usah dikuatirkan kembali jika ia ialah pemain kunci Barca sekian tahun ke depan. Ia salah satunya pemain memiliki kualitas pada generasi baru. Ia dapat jadi pemain besar sekian tahun ke depan," membuka Ronaldinho. 


"Tetapi, Messi punyai beberapa hal untuk digambarkan. Saya tak senang bicara suksesi, tetapi ke-2 pemain ini brilian serta punyai style bermain bagus. Mereka dapat mengerjakan perihal besar bersama-sama," sambungnya.